November 12, 2008

Proses Pembuatan Sertifikat Tanah

Setelah berhasil mendapatkan informasi berharga dari seorang karabat yang bekerja di BPN Kota Tangerang. Untuk proses pembuatan sertifikat tanah, disarankan pemilik mengurus sendiri, dari segi biaya harusnya lebih murah, dari segi pengalaman mengurus sendiri tidak sesulit yang orang bicarakan.

Langkah-langkah yang disarankan adalah :

1. Siapkan dokumen yang dibutuhkan.
- Akta Jual Beli
- Foto copy KTP & Kartu Keluarga
- Semua dokumen yang berhubungan.
- Foto copy girik yang dipegang
- Dokumen tambahan dari kelurahan

2. Kunjungi BPN yang ditunjuk sesuai wilayah anda.

3. Di BPN,
- beli formulir pendaftaran nanti dapat map warnanya biru dan kuning.(uang ini masuk ke negara)
- minta tolong kepada petugas untuk memeriksa kelengkapan dokumen yang telah kita bawa.
- minta kepada petugas untuk mengukur objek tanah/rumah kita, janjian sama petugas ukur BPN.

4. Petugas ukur yang datang biasanya berjumlah 3-4 orang, sediakan dana +-Rp.500ribu untuk proses ini. (uang sukarela...mungkin...karena tidak masuk ke negara)

5. Biasanya dokumen yang kurang berada dikelurahan, oleh karena itu kita harus ke kelurahan.
Usahakan ke tempat ini hanya sekali, sehingga biaya yang dikeluarkan tidak berlebih. Untuk itu buat daftar dokumen yang akan diminta.
Masalah biaya hmmm...mungkin 500rb-1jt..tanya aja ke pak lurahnya biayanya...kalo brani.hehehe. Lagi-lagi biaya ini adalah biaya sukarela juga.
Kenapa harus ke kelurahan ?, karena dokumen yang kita pegang juga ada di kelurahan. Nah untuk membuat sertifikat, seluruh dokumen tersebut harus diserahkan ke BPN juga.

6. Jika seluruh dokumen terkumpul semua, silakan menuju BPN lagi.

7. Serahkan seluruh dokumen ke loket yang disediakan lalu anda akan menerima tanda terima penyerahan dokumen.

8. Tanya berapa lama harus menunggu untuk sertifikatnya terbentuk.

9. Setelah mendapatkan jawaban, tunggu deh, sebaiknya setelah melewati masa menunggu seperti yang diberitahukan oleh BPN, hubungi orang BPN tersebut mengenai statusnya.

Mengapa biaya notaris ppat mahal ? katanya sih karena yang ngurus bukan orangnya langsung, maka pada saat si orang notaris ke BPN, biayanya bisa 2x lipat jika dibandingkan urus sendiri.
Biaya yang tadinya hanya Rp.25ribu, bisa Rp.50ribu.

Strategi ini saya tulis agar bisa berguna untuk saya pribadi (takut lupa) juga semoga berguna bagi masyarakat yang awam seperti saya.
Pilihan anda yang disarankan ada 2 yaitu :
1. Urus sendiri atau
2. Dengan Bantuan Notaris PPAT

Jangan menggunakan jalur yang tidak jelas, apalagi menyuruh orang yang tidak jelas. contoh: menyuruh orang kelurahan.

Ingat!, Pengalaman adalah sesuatu yang sangat berharga, jangan mau anda dibohongi terus oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan masalah-masalah biaya yang harus anda keluarkan.

54 comments:

Makmur said...

Benar mas, urus sendiri lebih baik. Jika benar-benar tidak punya waktu baru pertimbangkan untuk meminta bantuan teman, saudara atau lainnya. Siapa saja berhak untuk tahu tentang tanahnya. Visit my blog : http://tanah-land-property.blogspot.com

Maihan said...

Mas, numpang nanya, dokumen-dokumen yang berhubungan yang ditulis di point 1, dokumen-dokumen apa aja?

Sulaeman said...

Siapkan saja dokumen yang sebelumnya biasanya disertakan pada saat proses pembuatan Akta Jual Beli. Untuk lebih jelasnya, pada saat anda membeli formulir di BPN nanti, ada semacam check list daftar2 dokumen yang harus dilengkapi. Demikian mas semoga membantu.

Rukhin said...

tanya dunk mas, kemaren saya juga abis beli tanah, saya hanya dapat AJB aja, klo surat girik itu seperti apa ya? mohon infonya

sulaeman said...

AJB itu bisa dibilang status tanahnya sama dengan status surat girik. semoga membantu.

Anonymous said...

mas, sy mau beli tanah luasnya 11x14m harga 105 juta di perumnas.. trus katanya plus pajak n sertifikat tanah dll jadi 125 juta.. Masuk akal gak mas biaya itu?

sulaeman said...

biaya pengurusan sertifikat tanah biasanya patokannya dari NJOP (bisa dilihat di tagihan PBB saudara) , biayanya kurang lebih sekitar 5% dari NJOP. Kalau menurut saya biaya pengurusan seharga 20jt kemahalan mas.

Disarankan untuk melibatkan notaris, biar mas ada patokan harga. Tiap-tiap notaris biasanya bervariasi dalam menetapkan harga.

Anonymous said...

Mas, biasanya berapa lama sertifikat jadi..? Terus apa bisa orang lain mengakui tanah itu dan memblokir pembuatan sertifikat kita..? Trims.

sulaeman said...

bervariasi mas, biasanya sih dibawah 1 tahun bisa dibilang masih normal.

ngaku-ngaku sih bisa aja ^_^, tapi ada bukti yang kongkrit atau tidak ? misal : sertifikat atau ajb.

dalam prosesnya seharusnya hal tersebut bisa dicegah di tingkat kelurahan, karena ketika diajukan ke BPN, seluruh dokumen yang ada dikelurahan akan diserahkan seluruhnya ke BPN.

agus said...

terimakasih infonya mas. ini sangat berguna banget untuk saya. kebetulan saya juga mau urus pemencahan sertifikat.

firman said...

bapak ibu mas dan mbak... saya sdg mengurus pembuatan sertifikat tanah di kabupaten bandung. Ternyata salah satu syaratnya adalah harus memiliki ktp kabupaten bandung. Sedangkan saya tidak berdomisili di kab bandung, shg tidak punya ktp kab bandung. Ada yang tahu, kenapa ada aturan tsb ?

juliawan said...

Mas. Misal. NJOP kira2 200jt. Berapa biaya kira2 yang dikeluarkan untuk pembuatan sertipikat. Termasuk biaya diluar resmi.

Anonymous said...

mas sy sdh beli rumah melalui KPR BTN. sudah di lunasi sekitar desember 2009. sampai sekarang sertifikat belum ada. dari developer katanya kareba pengurusannya kolektif jadinya lama. bisa tdk sy urus sendiri? mohon masukannya. thx

Iim nurhayati said...

Mohon info nya jika ada yang tau.
Des lalu saya membeli tanah seharga 128jt, untuk pembuatan akte diminta biaya sebesar 12,5jt dan biaya SSB sebesar 2,5jt itupun suratnya belum selesai sampai sekarang. Saya mau tanya apa biaya tersebut terlalu mahal atau tdk dan apa itu SSB, saya hanya diinfo kan itu untuk proses pendaftaran akte jual beli dan biaya sertifikat nantinya tdk usah bayar lagi.

sulaeman said...

@juliawan : ilustrasinya bisa dilihat dari respon comment sebelumnya. plus biaya lain-lain..ngasih pak lurah, pak rt , pegawai pak lurah, tukang ngukur, tetangga. Nah untuk yang pak lurah saya baru-baru ini dapat informasi ternyata mereka ada yang sudah menetapkan tarif juga "berapa persen" dari harga jual. diatur aja lah boz...masalahnya bervariasi

Anonymous said...

Assalamu alaikum..
mas wajar gak hrg segini:
1. biaya permohonan sertifikat u kantor desa Rp. 750.000
2. Biaya ukur s/d gambr SU dan KAS Negara Rp. 2.500.000
3. Permohn/Panitia A s/d Pengumuman SK Rp. 5.000.000
Biaya penerbitan sertifikat Rp. 1.000.000
Biaya transportasi Rp. 500.000
Jasa Rp. 1.000.000 TOTAL 10,750JT
u/ SHM luas 400 m2 BOGOR? makasih ya mas... tolong dibalas ke emailku ahsan_tonjie@yahoo.co.id

Anonymous said...

sebenarnya biar lebih enak harus ngurus sendiri..
karena selain biaya berkurang..
kita juga jadi mengerti cara pegurusan nya..
klo masalah omongan orang
aku rasa tidak perlu..
di dengarkan...

shinbi said...

mo tanya, permohonan/ panitia A itu apa ya ?

Anonymous said...

tanya dong, apakah kalau membuat sertifikat tanah kita harus memiliki ktp dengan domisili dimana tanah itu berada? Ataukah tidak perlu... Karena saya memiliki sebidang tanah berjauhan dari tempat saya berdomisili... Mohon dijawab trims...

sulaeman said...

ngga perlu gitu mas, KTP mana pun bisa kok. logikanya kalo saya punya property 10 ditempat yang berbeda (amiiinn) apa saya harus punya 10 KTP yang berbeda ?

Eko Rahmanto said...

mas, saya mau tanya. kalo tanah untuk 50 m2 di daerah bintaro kira-kira biaya bikin surat baru berapa? mohon di balas via email.

Fahrurrozi clan said...

mas, sy mo ngurus akte hibah di notaris PPAT kira2 ada yg tahu tarif retribusi pembuatan akte tsb y?
tips n trick nya gimna mas, dalam pengurusan akte hibah ke sertifikat.
maturnuwon mas atas jawabannya.

Fahrurrozi clan said...

Mas, sy mo ngurus akte hibah di Notaris PPAT,kira2 ada yg tau ga ya biaya untuk pengurusannya disana?setelah selesai buat akte hibah sy mo urus sendiri menjadi sertifikat tanah.sambil berjalan urus sertifikat sy rencana mau buat IMBnya, apakah tepat rencana sy ini?
maturnuwon mas.

sulaeman said...

@MasRozi :
kalau mengenai tarif sebaiknya bisa beragam mas, sebaiknya mas lakukan survey ke beberapa notaris daerah sekitar. kalau pengalaman pribadi saya dari akta hibah nanti harus ke ajb terlebih dahulu. kena skitar 1,5 jt - 2jt ,itu pun diurus sama calo yang jual tanah. heheheh kalo yang ginian susah kalo kita jalan sendiri...bisa perang heheheh

Anonymous said...

Thanks bro... sangat menbantu...

Anonymous said...

mas,numpang tanya. Tuk tanah dengan label girik garapan, kira-kira bisa di buatkan sertifikat pa tidak yaa. soal nya di wilayah tambun utara banyak sekali, penawaran kavling begitu.
terus syarat yang di butuhkan apa saja.

nourajannah said...

Aslkm.
Mas, mau tanya..
saya mau beli tanah di pasar kemis tangerang, luasnya 100m. cm ada AJB, itu pun penulisan luas tanahnya salah, di AJB tertulis 140m padahal cuma 100m. nah,klu bgitu gmn? trus, tdk ada surat pajaknya.. kira-kira ngurusnya bgmn ya, dan kena biaya berapa sampe sertifikat jadi??? Katanya untuk ngurus AJBnya aja 4jt, trus bikin sertifikatnya 7jt.. waduh,bs bangkrut nih! betul ga? mohon bantuannya ya..

sulaeman said...

@noer :
Walaikumsalam.wr.wb
Sebaiknya periksa asal-usul dari AJB tersebut, beberapa kemungkinan bisa terjadi, contohnya bisa jadi sudah berupa pecahan dari yang besar.
Untuk pastinya lakukan pengukuran ulang tanahnya, jika memang ukurannya 100m maka nanti pada saat pembuatan AJB yang baru akan diperbaiki.
Ada tapi nya lagi nih, periksa juga PBB nya, kalo tidak ada PBBnya sepertinya agak mencurigakan juga. kalo menurut saya pasti ada tuh PBB nya, atau mungkin masih gabung sama yang besar tadi. Itu harus ditanyakan dengan jelas.

Ngurus AJB setau saya ngga lebih dari 2jt. Sertifikat sekitar 5-6 jt.
Kalo ibu awam dalam hal ini sebaiknya sama notaris aja mbak, biar mereka yang urus.

Anonymous said...

selamat siang mas , kalo proses pembuatan sertifikat tanah & bangunan kira2 syaratnya apa saja ? status tanah @ bangunan saya masih girik . yang saya punya akta jual-beli yang di saksikan beberapa warga, rt,rw & kelurahan.
yang mau saya tanyakan apa benar akta jual beli yang saya punya belum syah? kalo memang belum syah langkah aoa saja yang harus saya lakukan samapai menjadi sertifikat ??
mohon di balas ke email
denuarsyah@telkom.net

thx denu

Anonymous said...

selamat siang mas , kalo proses pembuatan sertifikat tanah & bangunan kira2 syaratnya apa saja ? status tanah @ bangunan saya masih girik . yang saya punya akta jual-beli yang di saksikan beberapa warga, rt,rw & kelurahan.
yang mau saya tanyakan apa benar akta jual beli yang saya punya belum syah? kalo memang belum syah langkah aoa saja yang harus saya lakukan samapai menjadi sertifikat ??
mohon di balas ke email
denuarsyah@telkom.net

thx denu

Guswan punyeeee... said...

mas, saya udah beli bangunan 185 m dan udah balik nama dan bonus dari beli rumah tersebut saya dikasih tanah girik seluas 200 m dan sampe sekarang belom saya sertifikat dan masih AJB penjual. saya mau sertifikat tanah tersebut, gimana caranya, apakah perlu dibuatkan akta hibah dulu karena tanah tersebut adalah bonus pembelian rumah. kira-kira berapa biaya yang harus dikeluarkan (% dari NJOP)? lebih baik lewat notaris apa ngurus sendiri?
tolong jawabannya di email ke guswan1974@gmail.com

Guswan punyeeee... said...

Mas, mau tanya, saya udah membeli rumah 185 m dan sudah bersertifikat dan langsung balik nama, dan dari beli rumah tersebut saya diberi bonus oleh penjual sebidang tanah 200 m dan masih girik (AJB atas nama penjual), yang saya mau tanyakan saya ada rencana mensertifikat tanah tersebut, gimana caranya? dan berapa total biayanya? apakah saya perlu membuat akta hibah dulu karena tanah tersebut adalah bonus atas pembelian rumah? terima kasih

ita said...

mas sy beli tanah tangan yg ke 4,sy beli tdk ada ajb nya,.tapi ada surat girikny dr tangan 1,lalu sy buat ajb,.dan sy berniat mau bwt sertifikat,.apakah surat2 sy kuat hanya memililki surat girik dari tangan ke 1 ke tangan ke 2,..dan dr pihak ke 2 dgn ke 3 tdk ada,..tp sy sdh bwt ajb yg dari pihak ke 3 dgn saya,.kata calo yg mau bwt sertifikat,.saya kronologi pembuatanya lsng dari tangan yg 1,.apakah bisa begitu,sah kah pembuatanya sertifikat sy langsung dari tangan 1 ke saya

sulaeman said...

AJB yang ibu buat sah, walaupun sejarahnya agak panjang. jadi yang tercatat secara resmi adalah transaksi ibu dengan tangan ke 1, walaupun ibu beli nya dengan tangan ke 3.
saran saya untuk lebih menguatkan bukti, sebaiknya ibu kumpulkan juga bukti/tanda terima/kwitansi dari pihak 1 ke 2 dan dari 2 ke 3.
Sebaiknya langsung proses ke sertipikat untuk menguatkan kepemilikan. Semoga membantu

sulaeman said...

@guswan:
untuk tanah bonus, sebaiknya perlu akta hibah yang menyatakan bahwa tanah tersebut merupakan hibah/hadiah. Tentunya akta hibah tersebut harus melibatkan seluruh ahli waris dari si pemilik tanah atau si pemberi hibah.

kalau tidak mau repot atau kurang pemahaman mengenai urusan beginian, menurut saya pilihan notaris adalah yang paling tepat.

tapi pengalaman memang mahal mas ^_^. tapi pengalaman yang baik tidak boleh sungkan untuk memberikannya pada orang lain.

dyar said...

Mas tolong saya,

Saya baru beli tanah yang sudah bersertifikat, tetapi tanah itu di beli 5 orang termasuk saya. Kalau saya mau pecah sertifikat bagaimana? saya harus lakukan bersama ke 4 pembeli lainya atau saya boleh lakukan sendiri? trus apabila kita melakukan pecah sertifikat bersama apa biayanya lebih murah karena di tanggung 5 orang?

sulaeman said...

mbak dyar,
mengenai biaya pembuatan sertifikat bisa ditanyakan ke notaris setempat. karena nego harga dengan pembuatan sertifikat bersama (borongan) berkemungkinan bisa dilakukan dengan notaris.

dari masing2 orang yang membeli tanah tersebut kan kemungkinan luasnya beda-beda, dan pastinya porsi biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan sertifikat beda pula.

ngumpulin 5 orang untuk sepakat membuat sertifikat sepertinya agak ribet, kalau mbak punya dana langsung aja diurus sendiri mbak, tanpa perlu menunggu orang yang lainnya.

AJB atas nama mbak bisa langsung diurus kepemilikan sertifikatnya.

kalau mbak sekiranya masih awam dalam soal beginian saya sarankan ke beberapa notaris untuk mengetahui prosedur sekalian survey komparasi harga

semoga membantu

Joelia iskandar said...

benar mas urus sendiri mang lebih baik,.. mohon bantuannya,.. saya bingung mulai dari mana,... saya mau mengurus surat sertifikat rumah orang tua saya,.. tapi mereka meninggal,.. nah saya bingung harus mulai dr mana,.. krn kami hanya punya akte jual beli tanah saja,... mohon bantuannya

Joelia iskandar said...

terima kasih atas infonya,.. mohon bantuannya... karena saya mau mengurus sertifikat rumah orang tua saya,.. tapi masalahnya mereka sudah meninggal,. dan kami hanya punya akte jual beli saja,.. menurut informasi,pemilik yg lama juga sudah meninggal,.. maka dari itu saya bingung harus apa dan mulainya bagaimana,.. mohon bantuannya yah mas... makasih

edwyn said...

mas kira2 berapa lama mengurus sertifikat??? lebih cepat mengurus sendiri atau diurus notaris atau yg lainnya??

edwyn said...

mas kira2 berapa lama membuat sertifikat tanah?? lebih cepat mengurus sndiri atau bantuan notaris dll???

Anonymous said...

Mas, nanya donk! Saya Pembeli hak tagih/Piutang orang ( Cessie )yang bermasalah di bank, yang saya terima hannya AJB beserta surat keterangan dari Notaris ( Kapernot )di dalam kapernot ini sertifikat dalam prosses apa bila selesai akan diantarkan ke pihak bank.Sekarang bank pengganti kan saya, Bagaiman saya untuk mendapatkan Sertifikat yang say butuhkan?

Anonymous said...

mas, bpk sy waktu feb 2010 mengurus serifikat dr girik..smua tahap uda dilewatin termasuk pengukuran tanah..pasa saat nunggu proses akhir yg katanya 3 bln itu bpk sy meninggal dunia..itu bagaimana kelanjutannya yak?

yudi said...

mas dokumen dikeluharan apa saja biar nga bolak-balik hemat biaya

Agus said...

mas orang tua saya tahun 1988 membeli tanah yang sudah bersertifikat dengan akta jual beli seluas 20x15 dengan patok-patok yang telah ditentukan dan disepakati oleh kedua belah pihak, kemudian setelah diukur ulang oleh saya (baru sekarang) dengan maksud ingin balik nama sertifikat ternyata panjang tanah kebelakang adalah 23m sedangkan didalam sertifikat tanah tertulis 20m. yang ingin saya tanyakan bagaimana kedudukan sisa tanah yg 3m tersebut apakah tetap menjadi hak orang tua saya? sebab diatas tanah tersebut sudah terbangun rumah.

sulaeman said...

secara hukum kepemilikan tanah saudara adalah yang tertera dalam sertifikat.
karena kalau ukurannya patok agak sulit dibuktikan secara hukum apalagi kalau penjual dan pembeli sudah tidak ada. karena bisa jadi ada "gentlement agreement" di antara orang tua yang mungkin tidak diketahui oleh ahli waris.
untuk sisa tanah 3 meter, untuk hal ini yang bicara bukan hukum lagi mas, tapi hati nurani. ^_^
sebaiknya dibicarakan sama yang punya bangunan mengenai kepemilikan tanah yang 3 meter tersebut, jika yang punya bangunan tidak ada bukti yang cukup, dan keukeh..ya sudah ikhlasin aja..siapa tau ada keberkahan disana. insya allah. amien

Anonymous said...

Biaya sukarela hemmm.... Enak tenan...emang klo gak di kasih selalu dipersulit,,,

dezfyan... said...

trims ya mas ....

Anonymous said...

numpang tanya mas, klo saya mau buat sertifikat tanah tapi adanya surat hibah & akte hibah dan orang yang dihibahkannya / nenek saya sudah meninggal itu gimana ya?

sulaeman said...

buatkan dulu AJB nya.

Eliya said...

Ass, wr,wb .. Mas says numpang Tanya ..

Ibu says beli TanahDan rumah kurang lebih 15 taun lalu me lalu KPR dengan bukti Hanya pelunasan Kwitansi dr pemilik lama .. Ibu Saya kemudian yg melunasi KPR sampai Selesai .. Nah Sekarang Beliau mau bikin sertifikat rumah ternyata pemilik rumah lama Sudah meninggal ...
Apa betul untuk membuat sertifikat tanah harus Ada Surat kuasa dr semua ahli waris yg di buat dihadapan notaris?

Masala ya Sekarang ... Ahli waris si pemilik rumah yg lama Sudah pada Terpisah .. Ada yg diluar jawa Dan lain sebagainya ...

Apa persyaratan pembuatan Surat kuasa dr semua ahli waris di depan notaris ini wajib? Atau Ada keleluasan? Berhubung untuk mencari alamat Fisk para ahli waris ini membutuhkan bias Belum biaya ke notaris ... Biaya biaya ini bias sangat memberatkan Ibu Saya ..

Mohon pencerahan Dan Jalan keluar Nya Mas ..

Terimakasih

Eliya said...

Ass, wr,wb .. Mas says numpang Tanya ..

Ibu says beli TanahDan rumah kurang lebih 15 taun lalu me lalu KPR dengan bukti Hanya pelunasan Kwitansi dr pemilik lama .. Ibu Saya kemudian yg melunasi KPR sampai Selesai .. Nah Sekarang Beliau mau bikin sertifikat rumah ternyata pemilik rumah lama Sudah meninggal ...
Apa betul untuk membuat sertifikat tanah harus Ada Surat kuasa dr semua ahli waris yg di buat dihadapan notaris?

Masala ya Sekarang ... Ahli waris si pemilik rumah yg lama Sudah pada Terpisah .. Ada yg diluar jawa Dan lain sebagainya ...

Apa persyaratan pembuatan Surat kuasa dr semua ahli waris di depan notaris ini wajib? Atau Ada keleluasan? Berhubung untuk mencari alamat Fisk para ahli waris ini membutuhkan bias Belum biaya ke notaris ... Biaya biaya ini bias sangat memberatkan Ibu Saya ..

Mohon pencerahan Dan Jalan keluar Nya Mas ..

Terimakasih

tanahjk said...

wah gawat juga ya kalau gak tau caranya

juliwati zhong said...

Pak, saya sudah pergi ngurus sendiri di BPN sekupang batam. Tapi masih tahap pendaftaran, lalu mereka bilang Biaya buat Surat Ukur da SK harganya 1.800.000 ini cara hitunggnya dari mana ya?